Sandiaga Uno Bagi Jurus Agar Bisnis Kafe Bertahan di Tengah Pandemi

SANDIAGA-UNO-ISSAK

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 masih belum berkahir. Akibatnya, daya beli masyarakat menurun. Begitupun dengan para pelaku usaha, tak terkecuali usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) banyak diantara mereka yang harus menutup usahanya akibat pendapatan menurun drastis setelah adanya pemberlakuan pembatasan sosial berkala besar (PSBB).

Pengusaha nasional Sandiaga Salahudin Uno pun mengungkap sejumlah strategi agar usaha tetap bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19. Terutama untuk kalangan UMKM.

“Di tengah pandemi, dan di tengah daya beli masyarakat dan konsumsi yang masih rendah, kita harus memutar cara agar usaha kita dapat tetap bertahan dan lapangan kerja tetap tercipta. Maju terus usaha-usaha mikro dan kecil masyarakat Indonesia,” kata Sandiaga saat berbincang dengan pengusaha kafe bertema K-POP, sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (28/10).

Sandiaga Uno yang merupakan, pendiri Rumah Siap Kerja itu juga mengatakan, setidaknya ada tiga strategi agar usaha tetap bertahan di tegah pandemi. Pertama yaitu para pelaku usaha harus beradaptasi dengan kenormalan baru.

“Strategi untuk bertahan menurut saya adaptasi dengan kenormalana baru, karena nongkrong-nongkrong sekarang dibatasi 50 persen. Jadi gimana konsep kafe itu, hybrid ya jadi campur ada yang physical, ada yang virtual,” kata Sandi yang merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Kedua adalah survive trough ecosystem, yakni bertahan dengan kekuatan komunitas. Salah satunya menurut Sandi komunitas pecinta K-POP seperti kafe K-POP yang dikembangkan Jihan Putri tersebut. Sebab, jika melihat trend K-POP di Indonesia

“Mbak Jihan Putri membuka cafe dengan tema K-POP. Ini adalah cara yang baik sekali dalam menarik pelanggan terutama mereka yang suka dengan grup musik asal korea seperti BTS. Komunitas yang paling mendukung tentunya komunitas K-POP dan pendukung BTS ya. Dua anak perempuan saya fans beratnya BTS, dan kita baru saja ada satu program bareng sama BTS karena dia adalah game changer,” ungkap politikus Gerindra ini.

Kemudian, terakhir yang tidak kalah penting adalah dana tunai. Karena, kata mantan Ketua Umum HIPMI ini dalam usaha UMKM dana tunai itu sangat membantu perputaran roda usaha.

“Menurut saya yang paling penting di saat sekarang adalah uang tunai. Ingat cash is king, dimana uang tunai kita ini harus betul-betul kita jaga. Jadi kalau bisa semuanya pake open Pre Order (pesan dan bayar dulu, red), itu tidak akan membebani cash flow,” jelasnya.

Sebelumnya, pengusaha UMKM yang mengembangkan kafe bertema K-POP Jihan Putri mempertanyakan strategi bisnis di tengah pandemi terutama bagi dirinya sebagai pengusaha pemula. Dalam kesempatan ini, Jihan mengaku memulai usaha kafe bertemakan K-POP Krena dirinya memang menyukai musik asal Korea Selatan itu.

“Saya selalu melakukan apa yang aku suka. Kafe itu goals aku dari dulu. Semua resepnya aku yang bikin, trus aku ajarin staf aku, aku training, kalau minuman itu based on yang aku suka juga. Kopi itu semua orang bisa minum cuma dengan rasa yang benaran enak dan harganya terjangkau,” beber Jihan kepada Sandi.

 

Sumber : https://www.jawapos.com/

BAGIKAN :

banner sinar1
banner sinar2
sinarkeprinews.com banner bawah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Baca Juga

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x